Sunday, January 25, 2015

Tips Membuat Pori pada Kulit Martabak


Tips Agar Kulit Martabak Berpori

Dibutuhkan survei dan uji coba resep berkali kali bagi saya untuk mendapatkan martabak manis yang cukup berhasil. Ternyata ada banyak hal yang perlu diperhatikan agar dapat membuat martabak manis yang benar terutama pada adonan kuenya antara lain:

1. Takaran baking soda yang tepat.

Berbeda dengan cake atau roti, martabak bisa menjadi empuk dengan menambahkan baking soda.Itu sebabnya baking soda harus dibubuhkan dalam jumlah yang cukup dan waktu yang tepat.  Pada resep yang saya pakai, untuk kurang lebih 125 gr terigu, saya membubuhkan baking soda sebanyak setengah sendok teh. Tentu saja jumlah ini belum tentu sama pada setiap tempat dan kasus.  Saya sarankan untuk mencoba terlebih dulu baking soda yang dipakai dengan adonan yang digunakan. Kalau belum terjadi gelembung, jumlah baking soda bisa ditambah sedikit demi sedikit. Hati-hati menambahkan baking soda karena jika terlalu banyak baking soda, martabak akan terasa pahit.

2. Menjaga agar baking soda dapat menghasilkan gelembung yang banyak dalam adonan

Baking soda dibubuhkan setelah pengadukan adonan terakhir, sebelum masuk ke dalam loyang martabak.  Bubuhkan air sedikit terlebih dulu agar baking soda dapat melarut dengan baik dan cepat ke dalam adonan yang akan dituang. Hal ini dimaksudkan agar gelembung CO2 pada adonan baking soda tidak habis. Pastikan juga suhu pada loyang martabak sudah sesuai sehingga baking soda bisa menghasilkan gelembung yang banyak (Baking soda mulai mengeluarkan gelembung pada suhu di atas 70 derajat celcius.) Kalau api terlalu kecil, adonan mulai mengeras dan baking soda belum mulai bekerja, hal ini menyebabkan gelembung tidak dapat terbentuk pada adonan. Kalau terlalu panas, baking soda akan bekerja, tapi kulit bagian luar martabak akan cepat gosong. (lihat pada bagian penanganan api pada loyang).
 

3. Penanganan api pada loyang martabak

Pembuat martabak manis harus pandai mengatur api pada loyang martabak.  Cara paling mudah memeriksa apakah loyang sudah panas adalah dengan membubuhkan adonan sedikit pada loyang yang sudah dioles minyak atau mentega. Jika adonan sudah berbunyi mendesis, berarti loyang sudah cukup panas. Hati-hati juga jika loyang terlalu panas maka kulit martabak yang dihasilkan tidak akan bagus seperti pada gambar di bawah ini:

Kulit martabak dengan loyang terlalu panas
Cara paling mudah mengatur api adalah dengan mengatur api kompor sampai sesuai (jika di tes terdengar bunyi mendesis) jika sudah sesuai buat api stabil  dengan memasang api tidak terlalu besar dan loyang ditutup.

Sumber: http://dapur-harmoni.blogspot.com/2014/06/cara-membuat-martabak-manis-tanpa-ragi.html

1 comment:

  1. entah apa yang salah tapi sampai hari ini masih aja gagal

    ReplyDelete